Sebenarnya pembahasan anggaran proyek pasar binaya ini bukan saja DPRD, namun pihak Pemda juga.  Bappeda sebagai perencana proyek  dan Sekda sebagai ketua Tim Anggaran harus diperiksa juga, biar tau benar alur anggaran ini

————

FAKTALINTASNUSA,AMBON-Teki-teki siapakah yang akan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasug dugaan korupsi proyek Pasar Binaya Masohi yang menelan anggaran rakyat 11 milyard lebih menjadi perbincangan publik di maluku khusnya maluku tengah.

Sejumlah anggota DPRD Maluku Tengah telah diperiksa Direktorat Researse kriminal Khusus (Direkrimsus) Polda Maluku. Mereka yang telah diperiksa adalah, mantan pimpinan dan anggota Komisi II DPRD Maluku Tengah.

Anggota DPRD ini dipanggil setelah bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Malteng. Mereka diperiksa terkait dengan dugaan perkara Tipilor pekerjaan Rehabilitasi pasar Binaya tahun anggaran 2020-2021. 

Kini informasi beredar di media online (fb) bahwa kemarin Pimpinan DPRD Maluku Tengah sedang diperiksa Direktorat Researse kriminal Khusus (Direkrimsus) Polda Maluku. 

” Breaking news: pagi-malam hari ini 3 pimpinan DPRD diperiksa penyidik Krimsus Polda Maluku” Iman Parman dikutif dari akun pribadinya (16/09/22)

Masyarakat berharap dugaan Kasus Korupsi Pasar Binaya Masohi ini harus tuntas, karena memakai uang negara yang begitu besar yakni 11 milyard lebih, namun hasil pekerjaannya amburadul dan tidak sesuai anggaran sebesar itu.

“11 M itu angka basar… Kalau model begitu berarti bahaya, #350 hari kalender boss.” Iman Paarman dikutif dalam akunnya (16/09/22)

Apakah cukup sampai pada pimpinan dan anggota Komisi II dan pimpinan DPRD saja . sebenarnya menyangkut dengan perencanaan dan proses  anggaran Pasar Binaya ini melibatkan semua unsur, sebut saja Komisi II, Pimpinan DPRD dan juga melibatkan pemerintah daerah dalam hal ini Bappeda dan sekertaris Daerah sebagai ketua Tim Anggaran Pemda.

” Sebenarnya pembahasan anggaran proyek pasar binaya ini bukan saja DPRD, namun pihak pemda juga.  Bappeda sebagai perencana proyek  dan sekda sebagai ketua Tim anggaran harus diperiksa juga, biar tau benar alur anggaran ini. Abdul (17/09/22).

Sampai berita ini dipublis, konfirmasi  Infonegernews dengan diskrimsus polda maluku belum terhubung, untuk mendapatkan info terkait pemeriksaan pimpinan DPRD Malteng . ( Red: FLN)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

kampus-hukum-web2

Baca Juga