FLN MASOHI, 09/8/21.
Melihat kondisi RSU Masohi yang tak diperhatikan pemerintah daerahnya, warganet di Facebook Said M.Zein Assagaf, Minggu, (01/8) curhat (curahan hati. Red), dengan memposting di akun facebooknya dengan menulis surat terbuka kepada Bupati Maluku Tengah, DPRD dan Dinas Kesehatan Maluku Tengah.

Said mengawali suratnya dengan rangkaian kalimat agar Pemerintahan di daerah Kabupaten Maluku Tengah memperhatikan kondisi RSU Masohi yang kekurangan oksigen akhir-akhir ini.

“ Tolong jua lia RSU itu, stok oksigen kosong bekeng korban bertambah.
“Jangan tinggal urus pembangunan RSU tapi korbankan samua par nakes didalam,” lanjut Said.

Said dalam curhatan lanjutan “Keselamatan warga negara ternyata memang bukan prioritas bagi pemerintah malteng.
Itu ditandai oleh besarnya anggaran daerah yg disedot untuk proyek2 fisik bangunan yg tidak mendesak di masa pandemi covid 19. Negara harus liat fakta ini di malteng sebelum daerah ini dilanda kiamat dan kematian warga negara terus menerus”.

Di status lainnya (01/08), Said menyoroti Pihak RSU Masohi dalam menangani masalah oksigen yang selalu menjadi masalah, sehingga keluarga pasien sering marah terhadap tenaga kesehatan yang bertugas saat itu. Said pun menceritakan pengalamannya menjaga Ibunya yang di rawat di RSU Masohi.

“Dari sekian banyak kasus menyangkut RSU yg beta soroti adalah kesiapan RSU dalam menangani masalah oksigen. 15 hari beta layani almarhumah di RSU 3 kali oksigen di dalam RSU habis (stok kosong) dan itu bukan 1 – 7 jam. Tapi 1-2 hari. Dengan banyaknya pasien di dalam. Tenaga kesehatan yang bertugas selalu jadi sasaran amukan keluarga pasien karena banyaknya korban jiwa dikarena kosongnya stok oksigen di dalam”.

Said pun bertanya dalam Statusnya,
“Terus masalahnya apa…?
Kesiapan pihak ke 3 dalam hal pengadaan terkesan tidak siap untuk hadapi permintaan RSU karena kekurangan tabung yg dimiliki pihak ke 3. Iya… memang benar karena dari 15 hari beliau dirawat sudah sekitar 12 tabung yg kami beli dari luar RSU hanya untuk menutupi kekosongan di dalam. Tapi hari ini semua toko penyedia tabung oksigen di dalam kota masohi juga habis. Tambah Said.

Terkait curhatan Said ini, media malakukan konfirmasi melalui Hand phone dengan direktur RSU Masohi dr. Ramli (05/8/21) yang sementara berada di Jakarta , apakah benar di RSU Masohi kekurangan Oksigen bagi Pasien.

“ iya betul kita bukan kurang oksigen tapi kekurangan tabungnya, saya sementara di Jakarta untuk mencari tabung”.

Terkait dengan Pihak ke 3 (tiga) pengadaan
Tabung oksigen,dr Ramli menyampaikan bahwa ada Pihak ketiga yang menangani Pengadaan tabung ini.

“ benar ada Pihak ketiga, yakni PT. Nafa Karya.

Untuk nama direktur dan besaran anggarannya direktur yang ramah melayani media ini belum dapat menyampaikan karena dokumennya sementara di kantor.

“Untuk pengadaan oksigen sekitar 100 tabung.” Barangnya minggu-minggu ini, paling lambat minggu depan sudah ada.” Katanya. (FLN01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

putih

Baca Juga